Focus Group Discussion (FGD) BUMN

Membahas BUMN Di Kapal Pelni

Membahas BUMN Di Kapal Pelni

Foto: BUMNInsight.co.id/Nick Hanoatubun

Jakarta, BUMNInsight.co.id - Tidak seperti biasanya, kali ini, Jum’at (20/11) Menteri BUMN, Rini Soemarno membahas road map BUMN 2015 hingga 2019 di atas KM Kelud milik PT Pelni (Persero). Pembahasan yang dikemas dalam Focus Group Discussion (FGD) dan mengarungi Laut Jawa ini diikuti sebanyak 119 Direktur Utama BUMN dan 500 peserta lainnya dari lingkungan Kementerian BUMN dan perusahaan milik negara.

Rombongan bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, sekitar pukul 10.00 WIB menuju Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, dengan waktu tempuh diperkirakan sekitar 13 jam. Di dalam perjalanan, acara yang bertema "CEO BUMN Goes to Karimun Jawa" ini, Menteri Rini memaparkan program kerja Kementerian BUMN terkait dengan pencapaian dalam satu tahun masa kepemimpinannya, termasuk target-target yang akan dicapai dalam empat tahun berikutnya. Selanjutnya digelar juga MoU kemitraan antar BUMN.

Menteri Rini menjelaskan, sengaja melakukan FGD di atas KM Kelud supaya lebih fokus membahas semua program masing-masing BUMN. "Kalau di atas kapal seperti ini bukan hanya saya saja yang dikenal, tetapi sesama direksi pun bisa berinteraksi lebih jauh demi perusahaan," ujarnya.

Penekanan dari FGD ini adalah BUMN harus bersinergi agar semakin kuat. "Presiden pada setiap kesempatan selalu mengatakan jika BUMN kuat, negara kuat akan menjadi faktor utama meningkatnya perekonomian bangsa," katanya menegaskan.

Selain membahas program BUMN, masing-masing perusahaan juga dapat menyampaikan rencana kerja dan saling terbuka untuk bekerja sama dalam menopang usahanya. "BUMN harus bersinergi, biar makin kuat, negara kuat. Jadi justru kita bersama untuk bersinergi, mengenal satu sama lain. Mengenal usaha, aktivitas dan apa kesamaan dan kalau sinergi kan makin kuat," jelasnya.

Dalam kesempatan itu Menteri Rini meminta para Direksi BUMN saling bersinergi guna meningkatkan kinerja usaha sekaligus memperbesar kontribusi terhadap perekonomian nasional. "Selama ini banyak Direksi BUMN yang tidak saling kenal, bahkan ada perusahaan bermusuhan karena bisnisnya hampir sama. Ini yang perlu diluruskan bagaimana mereka bersinergi demi kemajuan perusahaan."

Pada Sabtu (21/11) pagi, perjalanan rombongan dilanjutkan menuju Kepulauan Karimun Jawa untuk meninjau langsung penangkaran ikan hiu. Dijadwalkan pada pukul 19.00 WIB sebagian rombongan kembali ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

 

Penulis: Wahyu Utomo
newsportal@bumninsight.co.id