Judi Achmadi, Direktur Utama telkomsigma

Telkomsigma Fokus Aplikasi, Incar UKM

Telkomsigma Fokus Aplikasi, Incar UKM

THE CEO, BUMNInsight.co.id - Raihan pendapatan Telkomsigma hingga kini memang tak lepas dari sosok sang leader, Judi Achmadi. Pencapaian pendapatan yang nyaris menembus Rp 2 triliun menjadi bukti kinerja nan apik sang nakhoda beserta jajarannya. Bahkan, menurut pria yang akrab disapa Jack ini, belum ada perusahaan IT yang terbilang poluler di negeri ini yang sanggup menggapai pencapaian tersebut.

Ditambah lagi, dukungan dari sang induk Telkom di bidang SDM maupun marketing turut membuat ekspansi perusahaan bergeliat signifikan. Beberapa instansi besar yang tercatat memanfaatkan jasa perusahaan, di antaranya BPJS Ketenagakerjaan, BTN, dan 10 BPD (bank pembangunan daerah).

“Kami juga memiliki program inorganik dengan melakukan akuisisi terhadap lima perusahaan untuk memperkuat Telkomsigma pada tahun ini,” terang Judi. Lantas, apa yang menjadi geliat perusahaan terkini? Berikut petikan wawancara BUMN Insight dengan Judi Achmadi.

Bagaimana target bisnis Telkomsigma tahun ini?
Tahun 2015 ini kami berencana lebih banyak menyasar BUMN. Mudah-mudahan kami dapat mencapai target pendapatan Rp 3 triliun. Kami akan mengembangkan data center hingga 100 ribu m2 pada tahun ini. Saat ini kami memiliki data center yang berlokasi di Sentul, Serpong, dan Surabaya. Ke depan kami akan membangun di Jatinegara, Bekasi, dan Balikpapan

Apa yang menjadi kiat dan inovasi produk perusahaan terkini?
Kami akan masuk ke pasar ritel, yakni UKM (usaha kecil-menengah), dengan produk Star Cloud dan Star DC. Di sini kami menjual storage hingga mereka dapat menyimpannya di cloud, mereka tidak perlu memiliki mesin ataupun data center. Rencananya, kami juga akan mengeluarkan aplikasi anyar perbankan pada Juni ini.

Bagaimana strategi mendekati UKM ini?
Kami bekerja sama dengan Telkom yang memiliki divisi business service yang turut memasarkan produk kami. Bisnis ICT sendiri ke depan? Makin oke. Saat ini kami menjadi pemain utama di perbankan (financial banking), telekomunikasi, dan industri lainnya. Selain menyasar UKM, kami juga mengejar pasar mining dan juga aplikasi di bidang perminyakan dan kesehatan.

Bagaimana dengan kekuatan SDM perusahaan kini?
Kami memiliki 1.300 SDM, sedangkan jumlah pegawai tetap mencapai 700 orang. Apa yang menjadi tantangan perusahaan kini? Orang. Dunia IT sangat tergantung kepada orangnya. Orang yang pintar dengan mudah dibajak perusahaan lain. Kami beruntung memiliki tempat di Serpong karena banyak yang senang bekerja di sini. Karenanya, “orang” harus dapat saya maintenance dengan bagus.

Persaingan dengan kompetitor?
Kami memiliki keuntungan berupa kekuatan besar di bawah naungan Grup Telkom yang juga memiliki SDM yang bagus. Kami fokus ke aplikasi, pasar dibantu Telkom. Kami jual barang, tidak ada lawan. Terlebih, dengan hadirnya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), kompetisi di bidang IT semakin tinggi. Utamanya perusahaan asing dengan modal besar dan harga lebih rendah. Namun, kami tetap percaya diri karena perusahaan-perusahaan domestik akan lebih mempercayai perusahaan IT dalam negeri. Di samping itu, pemerintah juga membantu dengan aturan yang membuat bisnis ini menjadi bagus.

Apa yang Anda inginkan bagi perusahaan ini ke depan?
Saya ingin pada 2017 pendapatan kami mencapai Rp 10 triliun. Sampai tahun tersebut kami masih akan bermain dalam wilayah domestik karena pangsa pasarnya masih oke.

 

Penulis: Tim BUMN Insight
Wawancara Eksklusif dengan Judi Achmadi, Direktur Utama telkomsigma, anak usaha PT Telkom (Persero) Tbk