PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)

Pelindo III Borong Penghargaan Pelayanan Prima Sektor Transportasi

Pelindo III Borong Penghargaan Pelayanan Prima Sektor Transportasi

BUMN Insight, Jakarta - Kinerja pelayanan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) (Pelindo III) mendapatkan apresiasi dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub).  Apresiasi tersebut diwujudkan dalam bentuk penghargaan Pelayanan Prima Sektor Transportasi Tahun 2014, yang diberikan kepada 12 (dua belas) unit pelayanan publik di lingkungan PT Pelindo III.  Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Menteri Perhubungan Ignatius Jonan, di Ruang Mataram Gedung Kementeriaan Perhubungan, Kamis (11/12). PT Pelindo III menjadi penerima penghargaan terbanyak dengan total  12 penghargaan pada unit pelayanan publik sektor transportasi.

Penghargaan Pelayanan Prima yang diterima oleh Pelindo III merupakan kebanggaan tersendiri bagi perusahaan.  Hal itu sekaligus sebagai wujud apresiasi terhadap fungsi pelayanan yang diemban Pelindo III.  Sebelumnya, apresiasi serupa berupa Penghargaan Pelayanan Prima Sektor Transportasi tahun 2012, Pelindo III telah meraih penghargaan pada 10 (sepuluh) unit pelayanan publik di lingkungan PT Pelindo III.

Peningkatan jumlah penghargaan pada unit pelayanan publik yang diterima Pelindo III menunjukkan bahwa Pelindo III terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan publik dan melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).

Penghargaan ini diberikan Kementrian Perhubungan sebagai wujud apresiasi kepada operator-operator layanan transportasi di Indonesia yang telah memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat.  Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan publik di sektor perhubungan.

Penghargaan utama dengan kategori “Pelayanan Prima Utama” yang diberikan kepada 7 (tujuh) layanan pada cabang dan anak perusahaan PT Pelindo III, diantaranya Pusat Pelayanan Satu Atap (PPSA) Pelabuhan Tanjung Perak, Terminal Penumpang Pelabuhan Benoa, Terminal Penumpang Trisakti Banjarmasin, Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas, Terminal Petikemas Semarang (TPKS), Terminal Petikemas Surabaya (TPS), dan Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI).

Selain itu, penghargaan kategori “Pelayanan Prima Madya” diberikan kepada 3 (tiga) unit pelayanan publik yaitu Pusat Pelayanan Satu Atap (PPSA) Pelabuhan Banjarmasin, Terminal Penumpang Pelabuhan Lembar dan Terminal Penumpang Pelabuhan Tenau Kupang. Sedangkan Penghargaan “Pelayanan Prima Pratama” yang diberikan kepada 2 (dua) unit pelayanan publik yaitu Terminal Penumpang Pelabuhan Gresik dan Terminal Penumpang Pelabuhan Sampit.

Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan dalam kesempatan penyerahan penghargaan tersebut mengatakan bahwa kebanyakan operator mementingkan pelayanan, namun menomordukan keselamatan (safety). “Tahun depan akan saya adakan penghargaan terkait dengan keselamatan” kata Jonan.

Pada saat yang sama, Direktur Operasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo III Rahmat Satria mengaku puas terhadap penghargaan Pelayanan Prima yang diperoleh perusahaan yang dipimpinnya.  Menurutnya penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan komitmen Pelindo III sebagai terminal oeprator pelabuhan.

“Kita tidak boleh lengah dan cepat puas, masyarakat memperhatikan dan mengharapkan pelayanan terbaik kita.  Kalau perlu kita yang jemput bola, jangan hanya menunggu.  Ingat tuntutan masyarakat atas perbaikan pelayanan publik yang diberikan akan sangat berimplikasi luas pada persepsi masyarakat terhadap kesungguhan pemerintah dalam memperbaiki pelayanan yang dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat," ujar Rahmat Satria.

“Komitmen ini harus tetap dijaga, saat ini kami bukan lagi regulator tetapi kami saat ini adalah operator.  Meski demikian kami adalah pelayan masyarakat, komitmen memberikan pelayanan terbaik tersebut harus selalu ada dalam diri setiap insan Pelindo III,” pungkas Rahmat.

Hari ini sebanyak 148 unit pelayanan publik (UPP) sektor transportasi dari 164 UPP yang dilakukan penilaian, memperoleh penghargaan dari Kementerian Perhubungan.  Penghargaan tersebut terbagi dalam 3 kategori yakni Pelayanan Prima Pratama, Pelayanan Prima Madya, dan Pelayanan Prima Utama. 148 UPP tersebut berasal dari 28 lokasi/wilayah di Indonesia.

Adapun kategori penilaian Pelayanan Prima Utama dengan skor 85 -100, sebanyak 27 unit pelayanan publik yang layak mendapatkan penghargaan tertinggi. Selanjutnya penghargaan Prima Madya dengan skor 75-84, sebanyak 74 unit pelayanan publik dan yang terakhir penghargaan Prima Pratama dengan nilai 65-74, diberikan kepada 47 unit pelayanan publik.

Kriteria penilaian didasarkan atas 9 hal meliputi, 1) visi-misi-motto, 2) standar pelayanan dan maklumat pelayanan, 3) sistem, mekanisme, dan prosedur, 4) sumber daya manusia, 5) sarana dan prasarana pelayanan, 6) penanganan pengaduan, 7) indeks kepuasan masyarakat, 8) sistem informasi pelayanan publik, 9) produktivitas dalam pencapaian target pelayanan. (*)