PT Pindad (Persero)

Silmy Siap Lanjutkan Transformasi Di Pindad

Silmy Siap Lanjutkan Transformasi Di Pindad

BUMN Insight, Bandung - Usai ditetapkan Kementerian Badan Usaha Milik Negaryang kini menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo, Akhir Desember lalu. Silmy Karim mengatakan akan melanjutkan transformasi yang sudah dijalankan oleh direksi perusahan sebelumnya.

"Dari sisi korporasi di Pindad terdapat SDM dan sistem ini yang ditransformasi. Proses transformasi sudah dimulai saat di bawah kepemimpinan Pak Sudirman Said. Sudah saya pelajari dan akan saya lanjutkan," ujarnya di Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Jakarta.

Silmy menambahkan, tiga target transformasi Pindad adalah memenuhi keinginan pemerintah untuk memenuhi alutsista, memenuhi spesifikasi dan kualitas dari konsumen, dan menyiapkan Pindad agar mampu bersaing dengan produsen senjata internasional.

Lulusan terbaik program pendidikan pemimpin muda Lemhanas ini, dikenal sebagai profesional yang memiliki latar belakang pendidikan ekonomi dan pertahanan dan telah lama menggeluti masalah kebijakan dan seluk beluk industri pertahanan di Indonesia. Silmy pernah mengikuti pendidikan pertahanan di berbagai institusi seperti NATO School di Jerman, dan George C. Marshall European Center for Security Studies di Jerman.

Di tingkat internasional, Silmy pernah berkarir pada FMC Corporation, salah satu perusahaan kimia terkemuka di dunia yang memenuhi kebutuhan sektor pertanian, industri, energi dan pasar global. Di dalam negeri, ia pernah menjadi Staf Khusus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, dan menjadi Juru Bicara Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), Kementerian Pertahanan.

Bersama Silmy, Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham PT Pindad juga menetapkan Wahyu Utomo sebagai Direktur Operasional Produk Industrial, Tri Hardjono sebagai Direktur Operasional Produk Pertahanan dan Keamanan, serta Sanatha Ali Yusuf sebagai Direktur Keuangan dan Human Capital.

(jul)