PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)

Terminal Teluk Lamong Awal Otomatisasi Pelabuhan

Terminal Teluk Lamong Awal Otomatisasi Pelabuhan

Foto: (Dari kiri ke kanan) Direktur Utama TTL Prasetyadi, Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto, Presiden Direktur Gaussin Christophe Gaussin, dan juga Elvio Simonetti dari Dock IT pada saat penandatangan kerjasama. Bumn Insight/Nick Hanoatubun

BUMN Insight, Surabaya - PT Terminal Teluk Lamong (TTL), anak perusahaan dari Pelindo III bersama Gaussin SA, perusahaan teknik handling dan logistik dari Prancis, kembali menjalin kerja sama untuk mengembangkan otomatisasi terminal. Penandatangan kerja sama pada 30 Desember 2014 langsung oleh Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto, Direktur Utama TTL Prasetyadi, dan Presiden Direktur Gaussin Christophe Gaussin.

Siaran pers yang BUMN Insight, terima Senin (12/1) menyebutkan, letter of intent tersebut menjadi awal tes otomatisasi dan simulasi untuk Terminal Teluk Lamong. Otomatisasi diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan keselamatan kerja di terminal.

Kerja sama baru di antara dua pemain besar kepelabuhanan ini guna mengantisipasi kebutuhan atas otomatisasi kerja operasional logistik dan infrastruktur yang diperlukan untuk mendorong perekonomian. Joint venture otomatisasi pelabuhan di antara keduanya juga untuk perakitan, komersialisasi, pemasaran, distribusi alat di TTL yang salah satunya berupa ATT dan docking system.

Dengan adanya kerja sama tersebut, membuat Terminal Teluk Lamong menjadi awal dari pelabuhan bersistem otomatis di Indonesia. Kemampuan otomatisasi tersebut sesuai untuk diterapkan pada teknologi di pelabuhan, gudang logistik, dan bandar udara. Hal ini dipandang sangat potensial seiring komitmen pemerintah Indonesia untuk mendorong pengembangan sektor logistik di negara berkekuatan belasan ribu pulau itu.

Otomasi alat yang dilakukan di TTL dilengkapi dengan sistem manajemen transportasi berupa software sehingga dapat menambah kecepatan dan keakuratan dalam proses operasional “Dengan semakin canggihnya peralatan dan sistem maka TTL dapat mewujudkan komitmen menjadi semi-automatic terminal di Indonesia,” kata Direktur Utama TTL Prasetyadi. Dengan dilaksanakannya proses kerjasama ini, visi Pelindo III untuk membuat sebuah terminal dengan konsep zero waiting time benar-benar terwujud dan diharapkan dapat semakin mempercepat proses pelayanan.

Sebelumnya, pada Maret 2013, Pelindo III dan Gaussin sudah memulai kerjasamanya berupa suplai 50 unit Automated Terminal Tractor (ATT) Lift Diesel dan sekaligus docking station-nya. Peralatan tersebut kini sudah beroperasi di Terminal Teluk Lamong, Surabaya. (*)