PT Bank Negara Indonesia [Persero] Tbk

BNI Bidik PLN Dan Pertamina

BNI Bidik PLN Dan Pertamina

Foto: BUMN Insight/Nick Hanoatubun

BUMN Insight, Bogor - Sukses melakukan kerjasama dengan PT Garuda Indonesia Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengincar PT Pertamina dan PLN (Persero) untuk menjadi mitra kerja dalam jasa lindung nilai (hedging).

Saat ini BNI tengah menjajaki untuk menangani jasa lindung nilainya. "Besarnya kami sesuaikan dengan kebutuhan," ujar Bimo Notowidagdo, EVP Head of Treasury BNI di Bogor, kemarin.

Bila langkah ini berjalan dengan baik, maka bisa meningkatkan pendapatan fee based income BNI. Sebab volume transaksi hedging akan langsung naik. Jasa lindung nilai merupakan kebijakan untuk mengurangi resiko akibat fluktuasi kurs mata uang di pasaran.

Sebagaimana diketahui, transaksi hedging atau lindung nilai merupakan cara untuk mengurangi risiko yang timbul maupun akan timbul akibat adanya fluktuasi harga di pasar keuangan. Risiko ini bisa mencakup risiko nilai tukar maupun risiko suku bunga.

Misalnya, seperti industri penerbangan terbilang rentan menghadapi risiko nilai tukar karena pengeluaran perusahaan dalam denominasi valuta asing sedangkan pendaptan dalam denominasi rupiah.

Khusus industri penerbangan, hingga kini PT Garuda Indonesia Tbk menjadi satu-satunya nasabah yang melakukan transaksi hedging dengan BNI. Bimo menyebut, jenis transaksi yang dilakukan Garuda adalah Cross Currency Swap. Transaksi ini diteken dua kali, pertama pada Juni 2014 senilai Rp 500 miliar, kedua pada Januari 2015 senilai Rp1 triliun .

Bimo mengatakan volume transaksi hedging BNI akan melonjak jika tercapai kesepakatan dengan Pertamina dan PLN. Tahun lalu, transaksi hedging BNI naik lima kali lipat dibandingkan 2013. Adapun, BNI mulai menggarap bisnis ini sejak 2012.

Selain BUMN, BNI juga melayani transaksi hedging perusahaan swasta, baik dari segmen korporasi maupun komersial. Dari transaksi ini, BNI mendapatkan pendapatan non bunga (fee based income). "Tetapi (kontribusinya) belum sampai 50 persen (terhadap total fee based income),"